Beranda Berita Search Tokoh Indonesia CEO Majalah Rilis Pers Link About Us Redaksi
           
 
BERITA
:: Berita
:: Opini
:: Wawancara
 
:: HARI NUSANTARA
 
:: Wisata Bahari
:: Industri Maritim
 
:: Berita Kapal
:: Jadwal Pelayaran
:: Berita Pelabuhan
 
:: Nelayan
:: Lepas Pantai
:: Pulau Terdepan
:: Potensi
:: Lingkungan
 
:: Pendidikan
:: Kebijakan
:: DEKIN
:: DKP
::
 
 
 

 

 

 

Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto

Pembentukan Tiga Komando Wilayah Laut

 

Surabaya 13/11/07: Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto mengatakan program desentralisasi armada dan pembentukan tiga komando wilayah laut atau kowila akan dilanjutkan. Namun realisasinya akan disesuaikan anggaran yang tersedia.

Panglima menegaskan hal itu seusai memimpin serah terima jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dari Laksamana Slamet Soebijanto kepada Laksamana Madya Sumardjono di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Senin (12/11/07).

Menurut Marsekal TNI Djoko Suyanto program itu bagus tetapi tidak bisa diwujudkan dalam satu atau dua tahun sehingga harus disesuaikan dengan prioritas-prioritas. "Tugas KSAL yang baru dan jajarannya untuk menentukan prioritas itu," kata Djoko lagi.

"Anggaran untuk TNI AL dari pemerintah pusat sangat terbatas. Fokus pembangunan lebih diarahkan pada pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja," jelas Panglima.

 

Penegasan itu dikemukakan Marsekal TNI Djoko Suyanto di tengah beredarnya isu tentang ketidaksetujuan beberapa petinggi TNI atas program desentralisasi armada, pembentukan tiga kowila, dan penataan sepuluh pangkalan utama TNI AL ke wilayah perbatasan.

Sementara itu, KSAL Laksamana Madya Sumardjono menegaskan akan meruskan konsep pendahulunya dengan selalu menyesuaikan dengan rencana strategi TNI. ►bmi

 
:: Berita Maritim

 

Pembentukan Tiga Komando Wilayah Laut

 

Transportasi Laut Memprihatinkan

 

Telkom Bangun Infrastruktur di Pulau Terluar

 

Nelayan Bintan Diusir Patroli Singapura

 

Tarif Jasa Kapal Naik

 

Palka Kapal Ikan Perlu Perbaikan

 

Perlu Revitalisasi Pelabuhan

 

Wapres: 2009, Pelabuhan Harus Bebas Kongesti

 

Gandakan Kapasitas Pelabuhan
 

Pelabuhan Khusus Kendaraan

 

Miliki Rumput Laut Langka di Dunia